Berdikari and Self Employee (Entrepreneurship)

Standard

Ternyata selama aku disini Melbourne berkarya dan punya working visa, bahkan membuat foto dan lain lain mengenai kota ini, pihak dari sini aku nilai miskin akan nilai seni bahkan membayar kepada saya pun tidak bisa, yang katanya mata uang Australia terbilang kuat dan banyak orang kaya disini, tapi nyata-nya dari semua transaksi yang ada di tabungan aku di Commonwealth bank, semua-nya dari Indonesia, tidak ada satupun dari pihak sini yang membayar saya, pertanda pihak Australia itu cuman omong belaka. Saya mau kembali ke Indonesia saja, mungkin rejeki saya ada disana, biarpun saya sudah sangat hafal dan familiar dengan suasana di Melbourne. Hampir kurang lebih 1,5 tahun tinggal disini. Teman saya dulu saja pernah mengatakan kepada saya, padahal kalau tinggal di luar negeri cari kerja dan uang gampang serta apresiasi terhadap karya dan bernilai jual tinggi, namun apa yang saya lihat dan rasakan berbeda, malah pihak sini yang terkesan membutuhkan uang dan tenaga, tapi ya itu tadi. Ada beberapa yang mencari uang dengan cara yang tidak masuk akal seperti membuat aturan yang tidak rasional. “Shame on you who creates the regulations or rules.”

Bahkan kemarin saja, ada perempuan local bule sini yang meminta minta uang ke saya seperti pengemis, saya sendiri saja bekerja, jadi mohon juga di hargai, bukan seperti itu meminta minta, istilahnya kalau anda bekerja sebagai tukang cuci atau apalah yang mudah, pastinya yang selayaknya di beri upah/uang dan lain sebagainya, jangan cuman minta minta saja seperti pengemis (Beggar).

Mungkin saja, karya yang saya buat bisa dijiplak orang lain tapi saya tidak tahu siapa yang menjiplak-nya baik itu logo, branding name, dan segala-nya. Kalau orang mengerti akan hak cipta sepatut-nya membeli hak karya tersebut sebagai royalty.

Mungkin kata hati lebih terpanggil untuk hidup di Indonesia. Ya, mudah mudahan setelah semua beres, segera aku pulang…aku juga bisa meneruskan usaha Fotografi,desain dan lain lain yang pernah aku jalanin. Berdikari intinya.

Terimakasih buat orang orang yang pernah aku kenal dan cukup baik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s