My Life

Standard
Created by Noorvan Photography. I did not use my wacom pen tool (mouse pen) to create my creation. Adobe Photoshop & Illustrator

Created by Noorvan Photography. I did not use my wacom pen tool (mouse pen) to create my creation. Adobe Photoshop & Illustrator

At this time, I am going to tell about myself. Certainly, I live in Melbourne (Australia) with my money after selling my own house in Yogyakarta. Furthermore, I paid my visa, School Tuition, and other by myself and I did not take any scholarship.

As you can see from my Visa that I can work in a day for 3 hours. For example, if one hour working for about $10 then you can multiply $10 x 3 hours = $30

Monday to Saturday (Working Hours)

6 days x 3 hours = 18 hours

1 month = 18 hours x 4 weeks = 72 hours (working)

One Month = $10 x 72 hours = $ 720

That’s why, I have been working so hard until now. For me, it’s not easy if I work by using my brain, my second language (English) and of course skill.

Writing, Taking a photograph, Computer and so on are kind of Job.

Frankly, All I have done (job) here with myself and I don’t work with anybody here. I am a self employee because there is no vacancy, so that I prefer to work by myself as an entrepreneurship (wirausaha).

I have tools, brain, computer, and so on. That’s why I can work by myself. At the moment, I am still waiting my fund because I am going to sell my own car in East Borneo (Toyota Inova year of 2008) and so on.

Maka dari itu, saya belum akan memperpanjang visa saya seperti yang saya jelaskan di tulisan saya. Kalau mau jujur dan transparan, rekening bank saya sekarang cuman ada di Bank Commonwealth dan itu semua dari hasil uang jual rumah saya di Yogyakarta untuk biaya sekolah dan usaha.

Di bank lain seperti Bca saldo-nya juga tidak banyak, tapi yang masih ada karena janji dari orang lain yang memberikan ke saya 20 persen hasil usaha tersebut masih ada di Bank of America. Saya bicara jujur,tapi kemungkinan uang yang di Bank of America ada yang menangani sepertinya dan belum di kirim ke saya.

Saya berani jujur karena saya bekerja dan mendapatkan janji dari orang yang seperti saya ceritakan,ntahlah soal Dana uang di Bank of America, kalau ingat janji-nya ya silakan saja, karena itu janji dia ke saya.

Bekerja dengan otak jauh lebih susah di banding dengan otot, bahkan bekerja dan belajar tanpa guru. Semua saya pelajari dan bekerja berdasarkan manual book yang berbahasa asing, dari fotografi,membuat desain, website, dan lain lain.

Kalaupun ada benar dan salah, ya saya sendiri yang mengoreksi dan mengetes-nya sendiri, seperti pekerjaan merangkai atau merakit di bidang elektronika dengan memakai alat multimeter,dll.

Saya beruntung biarpun masih sendiri, karena di dunia ini terjadi juga lonjakan pengangguran dan saya senang bisa menciptakan usaha atau lapangan kerja sendiri dengan biaya saya sendiri.

Maka dari itu,seperti yang saya jelaskan mengenai kendali tentang angka kelahiran (birth control), ada baik-nya juga membuat kebijakan tentang berapa banyak anak yang layak, bisa maksimal 2 anak ataupun cukup 1 anak.

Coba bayangkan, kalau penghasilan anda pas-pas an, kemampuan dan skill pas-pas an, tapi anak anda banyak, belum lagi biaya untuk beli susu (milk), kesehatan, pendidikan, dll. Can you all imagine ?

Sejujur-nya semua orang pingin kaya dan makmur, tapi ya harus bisa mengukur diri dan kemampuan juga. Saya bekerja juga cukup lama di bidang fotografi,komputer (merakit),dll. Jadi bukan sekedar aji mumpung atau istilahnya langsung jadi kaya mendadak, semua saya lakukan karena berproses yang cukup lama.

Terkadang saya merasa, apa yang telah saya lakukan disini berdasarkan visa bekerja dan belajar saya,setidak-nya saya mendapatkan lebih. Biaya yang saya keluarkan ya dari jual rumah saya tersebut untuk bayar sekolah,bayar sewa rumah tempat tinggal,membeli makanan selama tinggal di Melbourne,dll.

Maka dari itu,saya belum akan berminat memperpanjang visa saya dulu dan rego kendaraan saya,bahkan kemarin saya sempat berdiskusi dengan pak Simon, kalau berkendara mobil saya ya silakan,katakan saja sama polisi,nanti diperpanjang kalau semua dana telah cair dan turun. Sebenar-nya di mobil saya tertera tanda gratis/free untuk rego yang bertuliskan huruf yang kecil,tapi kenapa skrg tidak ada,pasti ada yg merubah atau menggantinya. Dari awal beli saja saya sudah bayar RWC, saya berkendara ini karena bepergian jauh dan membawa barang banyak.

Seharusnya ya ada benefit juga saat saya bekerja disini berdasarkan visa saya tersebut dan perhitungan yang saya jelaskan di atas. Dan setidak-nya saya bisa menabung untuk membangun rumah/tempat usaha ataupun membeli tanah sendiri, karena setelah rumah saya di Indonesia sudah terjual.

Semua karena usaha dan doa saya juga…Semoga Tuhan bisa mengabulkannya…amin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s