Monthly Archives: June 2013

To Learn Foreign Language is Fun

Standard
Created by Noorvan Photography

Created by Noorvan Photography

Vous vous appelez comment ? Je m’appelle Noorvan (Ovan)

Tips if you want to learn English. For example :

“Hair” is uncountable (tak dapat di hitung). So that not a hair or hairs. She or He has long hair.

“News”

Last night i made my simple design, here are some of them.

Advertisements

Untitled

Standard
Photo by Noorvan Photography (Nikon F4)

Photo by Noorvan Photography (Nikon F4)

Orang lain banyaklah,karena lebih dari 1-2 orang. Kalau datang ke rumah saya dan pinjam barang atau mobil,saya pinjamin,baik saat di yogya,Balikpapan, giliran saya coba untuk pernah minjam saja sama beberapa orang ternyata alasannya banyak dan pelit,padahal didaerah pernah saya tinggal saja saya banyak membantu.

Belum lagi,padahal jujur saja, terutama bu tuti itu dulu yang pernah nyaranin untuk tinggal di Melbourne saja, ternyata ngata-ngatain begini,kalau gak ada uang pulang saja, padahal mereka yang dulu minta sendiri ke saya dan lain lain, Bajingan bukan, suatu saat Tuhan akan balaskan ntah gimana caranya.

Saya saja Bantu orang tulus,bahkan dulu ada teman orang Indonesia namanya Budi Rachman, pingin jalan jalan ke Indonesia saja saya carikan tempat tinggal dan saya antar kemana-mana dengan mobil saya tanpa saya minta uang,karena saya ikhlas untuk menemani mereka sekeluarga yang tinggal di Singapura.

Pernah juga ada teman orang Indonesia yang bekerja sebagai TKI di Jepang, waktu jalan jalan ke rumah saya di Yogya saja,dan inap di rumah saya,saya sendiri tidak pernah minta uang untuk ganti biaya inap,karena saya Bantu dia sesama orang Indonesia.

Ternyata memang manusia itu banyak karakternya, saya bukan mau ungkit-ungkit kebaikan saya, apalagi saya bekerja. Dan saya bukan milih milih teman atau gimana, teman yang baik juga dalam keadaan susah senang yang bersama-sama.

Bahkan,dulu saja ada orang sakit di Yogyakarta yang terluka dan saya belum kenal saya antarkan naik mobil saya untuk ke dokter.Apakah saya harus memilih milih untuk menolong orang ? Jujur saja, saya menolong orang karena memang realita tapi benci dan melaknat orang yang pernah nipu,pengkhianat yang telah saya Bantu banyak.

Untitled

Standard
Noorvan Photography

Noorvan Photography

Noorvan Photography

Noorvan Photography

Last Night, i was sad and there was a blackout in my hometown. Suddenly, my tears has been dropped. I cried by myself while my grandma was sleeping in her room. I talked everything about my life in the past until now to my mother. Reminding about my past life in this world from where i was born to Australia.

Banyak hal yang saya ceritakan tentang pengalaman hidup aku sendiri di luar negeri saat hidup sendiri, semua ku lakukan sendiri, sampai terkadang saya bisa menghemat dan terkadang sehari atau pernah beberapa hari tidak makan, bahkan sehari cuman minum Milo atau bahkan makan roti saja. Untuk, jarak kurang lebih 1-4 km saja saya cukup berjalan kaki pulang pergi kalaupun ada sepeda,juga memakai sepeda tersebut. Tapi saya tetap mensyukuri dan senang dengan keadaan begitu..insyaallah…

Untitled

Standard
Ini Bukti saat pembayaran untuk sekolah tersebut

Ini Bukti saat pembayaran untuk sekolah tersebut

img426Saya sebenarnya muak dan benci, belum lagi cuman belajar bahasa Inggris begitu saja saya harus menjual rumah dan membayar lebih, ternyata apa yang telah saya jalanin bisa saya pelajari sendiri, bahkan sampai sekarang saya yakin dengan kemampuan saya dalam belajar mandiri. Bahkan setelah selesai dari sana saja tidak ada “Mutual Advantage”. Saya bukan pengemis, karena saya harus dibayar sesuai dengan pekerjaan saya.

Kalau anda tidak percaya,banyak uang yang telah saya keluarkan selain untuk biaya sewa tempat tinggal,makan,transportasi dari hasil jual rumah sendiri yang seharga 420 juta rupiah,bahkan sebagian uang tersebut ada yang saya berikan ke orangtua untuk modal usaha. Untuk biaya course saja saya sudah hampir mengeluarkan lebih dari 80 an juta rupiah, tapi kalau mereka menipu saya,kelak dapat balasannya.

Jujurnya saja, saya muak dan suatu saat ada balasan yang menipu saya,setelah saya lama cukup bekerja dan berkarya,baik itu teman sendiri maupun orang lain. Saya bekerja dengan otak dan itu lebih susah dibandingkan dengan otot. Apalagi kalau ada orang yang tidak suka dengan tulisan dan perkataan saya, saya tidak takut dengan kalian, memang kenyataan bangsa Indonesia banyak Penipu,munafik, kalau ketemupun saya siap berhadapan,biarpun beradu fisik… FUCK YOU KALIAN..BAJINGAN BANGSAT…! Fuck Your Government sama saja juga dengan beberapa orang Australia…Fuck Your Government !

Mereka beruntung, bahkan asuransi kesehatan yang saya bayar,tapi selama ini saya tidak pernah memakainya karena saya tidak pernah sakit dan ke dokter, saya percaya dengan diri saya.

IF Conditional function in Excel

Standard
Photo by Noorvan Photography

Photo by Noorvan Photography

I just made a simple if conditional function in Excel Based on Macintosh and Windows Platform (Microsoft Office). You can try and experiment by yourself if you have a computer or laptop. There are so many function in Excel and you can implement for your any purpose, for example your business, expenditure, education and so on.

Here is a simple conditional and the data are :

For example : English and Math Marks for Junior High School (Grade 7-9).

55

60

65

=IF(55>=60,”Lulus (Passed)”,”Tidak Lulus (Failed)”)

For your attention, when you point or scroll the mouse, all of data above will indicate which part of row and column that you will take a control in your formula.

See you later and i will show my video later…

Untitled

Standard
Noorvan Photography

Noorvan Photography

This is a Photo of My Grandma (Nenek). A few days ago, she asked me, when will you come back to Melbourne ? and i said ” I don’t know”. If i want to get back to Melbourne, she was asking me to buy some candies and of course money before i am going to leave from here.

Her age is more than 80 years old. To be honest, she can not see because of her eyes (blind). She asked me to find doctor or hospital that can do some treatment or cure her eyes.For this reason, it will danger to make an operation for her eyes, just in case because of her condition (body and health).For you to know, my grandma did not have any degree but i must admit her about her life until now.

I am bored and tired of everything here.

Sebenarnya saya tidak bangga jadi orang Indonesia, karena biarpun ini negara kaya Sumber daya Alam, tapi banyak korupsinya, dari saudara Presiden yang sekarang saja juga pernah korupsi tapi masih bisa enak-enak kan dan menikmati kehidupannya,tapi ya itu tadi Presiden-nya tidak berani karena merupakan salah satu keluarga (Mantu,besan),dll. Belum lagi partai-partai yang ada, saya katakan semua partai itu sama saja.Keluar penjara juga masih bisa senang-senang, ya itulah potret kehidupan berbangsa di Indonesia. Terserah orang lain menilai saya tentang kehidupan ini,karena ini pengalaman hidup saya yang lumayan banyak, dari masalah pribadi baik berteman atau berbisnis,belum lagi lihat tingkah polah para pejabat, terkadang saya cuman bisa menahan amarah ini,tapi aku yakin ada balasan manusia-manusia yang pernah menipu saya tersebut.

Di lain sisi, perkara ada yang menilai saya tidak beragama ya tidak apa apa,toh bahkan ada yang beragama malah lebih bejat dari saya. Saya tidak pernah ke tempat ibadah,karena saya melihat banyak juga yang munafik, seperti menjalankan islam tapi tidak islami. Terkadang saya merasa aneh kalau pernah membaca kitab-kitab suci, ada hal yang dilarang di kitab suci tersebut,tapi kenyataannya umat di dunia yang tidak mentaati tidak ada efek atau dampaknya. Dari beberapa manusia yang pernah saya temui,ternyata ya banyak yang munafik,cukup saya saja yang tahu.Contoh sederhana saja, pernah saya tanyakan,anda tidak akan berpolitik tapi kenyataannya berpolitik, terus anda tidak merokok tapi kenyataannya merokok,istilahnya awal-nya berpendirian bicara “A” tapi belakangan bicara lain “B”. Yah,itulah karakter beberapa manusia, susah di tebak karena menyangkut dan tergantung situasi dan bisa saja mengikuti arus. Jadi seperti peribahasa “Seperti air di daun talas”.

Terkadang saya berfikir, kalau mereka bekerja dengan tidak halal atau korupsi,pastinya kelak Tuhan tidak akan memberikan kenikmatan yang kekal. Tapi biarlah, bosen terkadang mendengar dan melihat peristiwa-peristiwa seperti itu.

Sebagai contohn saja, saya pernah berjanji dengan sekelompok pejabat baik di Indonesia dan di luar negeri, Semisal saya janji jam sekian, eh ternyata mereka pada molor atau telat janji lebih dari 2 jam sampai 3 jam. Dari situ saya bisa menilai karakter suatu masyarakat bangsa tersebut,kalau telat sekitar 10- 15 menit masih bisa dimaklumin. Tapi ya begitulah, ya saya maklumin saja, dari pada saya marah dan bisa darah tinggi naik.

Bahkan, kemarin Pak Simon pernah cerita ke saya soal korupsi yang menjalar ke organisasi sepakbola di semua negara.Terkadang saya marah dan benci,karena apa yang telah saya keluarkan banyak uang tidak sesuai dengan harapan apa yang saya mau, saya tidak munafik, karena saya ingin hidup kecukupan dengan kerja saya juga selama ini,bukan cuman seperti raja,atau bankir yang sekedar tandatangan langsung keluar uang seperti yang saya dengar ulasan seseorang mengenai orang seperti itu.

Pada dasarnya, resiko seorang bankir memberikan kredit kepada nasabah juga harus dilihat dari studi kelayakan bisnis dan juga resiko kredit macet.Tapi,kenyataan banyak juga yang ngemplang duit hasil pemberian kredit tersebut.

Apalagi saya pernah tinggal di negara lain dan pernah lihat keadaan negara lain, ada beberapa hal yang bisa aku petik dari kehidupan ini. Biarlah mereka melakukan apa yang mereka sukai tanpa harus mengganggu kehidupan saya juga, seperti teman saya yang mengatakan demikian, kalaupun ada kaum Gay atau Lesbian ya biarkan saja asalkan mereka tetap setia dengan pasangannya, itu salah satu contoh kebebasan dalam berdemokrasi. Tapi ada sekolompok kalangan itu menilai bahwa itu semacam penyakit kelainan seks. Di negara maju, seorang yang sudah dewasa (akil baligh) umur diatas 20-21 tahun sudah bisa menanggung resiko terhadap perilaku yang di jalanin, seperti yang boleh meminum minuman beralkohol yang berumur di atas 18 tahun, serta ada tempat prostitusi atau istilahnya “Brothel” yang boleh masuk harus di atas umur 18-20 tahun ke atas.

Itu semua ada di negara dimana saya pernah tinggal dan berkunjung ke negara-negara lain sesuai dengan kebijakan hukum yang mereka buat. Usaha tersebut memang mempunyai ijin usaha, bahkan pernah suatu ketika tempat “Brothel” tersebut ada politisi di negara tersebut yang mendukung dan membekingi seperti yang pernah saya ketahui.Tapi apa mau di kata, toh itu kebutuhan jasmani/seks yang dijajankan. Menurut saya, seperti istilah dalam ekonomi, ada “Demand” dan ada “Supply”. Buat,saya kalau yang sudah dewasa sudah bisa menanggung resiko masing-masing tentang kehidupan yang ada di dunia ini.

Bahkan, yang pernah menikah secara resmi saja bisa cerai,ntah karena apa. Tapi pada dasarnya, menikah itu suatu ikatan yang resmi dan lekang sesuai janji yang diutarakan, pada intinya ya menurut saya ” Mau mensyukuri hidup dan berkomitmen sesuai ikrar janji sampai maut atau ajal menjemput”. Itulah susah kehidupan, manusia yang ingkar janji cuman bisa minta maaf saja segampang dengan mengucapkan dengan mulut walaupun sudah berjanji hitam di atas putih (perjanjian kertas),tapi kenyataannya ya cuman berkata maaf,sering saya mendengar hal ini dan mengatakan ke saya juga demikian.

Tapi apa mau di kata…that’s a life…bahkan di dalam kehidupan lain saja,dengan cara di suap atau kasih uang damai semua masalah jadi terselesaikan, mungkin buat sebagian orang atau manusia hal tersebut bisa tapi ntah sebagian yang lain.