Satu Sisi Kehidupan-Ku

Standard
Self Portrait by Myself

Self Portrait by Myself

Dalam dunia ini yang saya ingin ungkapkan adalah mengenai kehidupan saya, keluarga dan hubungan dengan orang lain. Saya khawatir juga dengan Ibu saya, ya karena beliau yang melahirkan saya, bahkan beberapa hari kemarin ibu saya mengalami sakit vertigo, ya saya mengantar beliau untuk berobat karena saya saat ini masih berada di kampung halaman saya.

Kalau kalian ingin tahu, bahwasannya saya ini takut kalau Ibu saya meninggal dunia, karena bukan apa-apa, saya sebenarnya tidak percaya dengan Ayah saya. Ayah saya dahulu pernah main dengan perempuan lain juga dan membuat Ibu saya tersakiti, jadi-nya bukan saya yang menyakiti Ibu saya, Sebenarnya Ayah saya sendiri.

Memang Ayah saya sudah minta maaf ke saya, tapi apakah sekedar minta maaf, mana tahu kalau berbuat lagi atau menikah lagi kalau Ibu saya meninggal dunia. Bahkan kemarin Ayah saya pernah mengatakan dia saja yang keluar dari rumah tapi ternyata tidak berani. Itulah terkadang sifat Ayah saya yang plin plan.

Saya pribadi bukan tipe seperti Ayah saya yang suka dulu pernah main dengan perempuan lain, Saya punya harga diri dan martabat. Buat saya Kalau diberi Seorang istri ya cukup satu istri dan sekali seumur hidup.

Namun kenyataan hidup, saya pernah dikhianati dan ditipu sama perempuan yang katanya setia, tapi ternyata setelah pengorbanan baik dari materi dan non materi yang pernah saya korbankan untuk dia tidak ada guna-nya. Saya bukan takut untuk memulai hubungan, cuman saya tidak suka kalau ternyata sudah banyak uang yang dikeluarkan, dll akhirnya hubungan cuman seumur jagung dan menghabiskan waktu,pikiran, tenaga,dll.

Wajar saya marah dan pingin suatu saat dia mati atau kena laknat perempuan macam itu atas pengkhianat cinta yang saya korbankan dahulu. Saya cuman berdoa biar Tuhan kelak yang membalaskannya.

Di lain hal, hidup berbisnis di dunia ini juga saya pernah ditipu, terutama dalam bisnis fotografi, saya juga yakin mudah-mudahan manusia yang menipu saya kelak dapat balasan dari Tuhan. Saya tidak bisa melawan fisik juga karena fisik saya yang kecil, tapi saya biar kecil begini nyali juga tidak takut, cuman sekarang saya berdoa buat manusia-manusia yang pernah nipu saya baik dalam berbisnis dan hubungan percintaan, suatu saat kalau doa manusia seperti saya terkabulkan saya cuman bisa minta bantuan sama Allah Tuhanku.

Kecuali buat teman-temanku yang pernah saya kenal baik, saya bisa mendoakan mudah-mudahan yang terbaik buat kalian,sehat selalu,dll.

Harapan saya saat ini, mudah-mudahan cita-cita saya tercapai dan memulai hidup baru sesuai keinginan saya di tempat lain..Ya Allah Tuhanku…kabulkanlah permintaan hamba-mu ini…Sendiri buat saya juga tidak apa apa ya Allah tapi kalau Allah menghendaki lain ya saya tolong diberikan petunjuk-mu..Saya berusaha juga setiap saya sempatkan sholat, saya berusaha berdoa untuk kamu Tuhanku…

Allahummafirgli waliwali daya warhumma kamma rabbayani shaghirro…

Maaf kalau ada teman-teman tidak suka dengan tulisan saya, saya harus ungkapkan biar hati plong daripada ditutup-tutupi…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s